Friday, January 11, 2013

Perbedaan JAVA dan DELPHI

        Dalam hal keyakinan, semua mendasar pada hati. Begitu halnya kehidupan manusia di dunia juga mempunyai keyakinan yang kemudian akan muncul sebuah perbedaan yang mana menurut mereka menjadi terbaik. Hidup ini begitu banyak pilihan, dalam halnya menentukan sebuah perbedaan yang klop menurut hatinya.
            Sebelum menerangkan perbedaan Java dengan Delphi ada baiknya kita harus mengenal istilah-istilah dasar terlebih dahulu, sepe;rti dibawah ini :
  • IDE (Integrated Development Environment)  : Sebuah kemampuan intregasi dengan lingkungan sehingga fasilitasnya tersedia untuk perkembangan software.

  • J2ME (Java 2 Micro Edition) : lingkungan pengembangan yang didesain untuk meletakkan perangkat lunak JAVA pada barang elektronik beserta perangkat pendukungnya

  • Front & Back End : istilah umum yang mengacu pada tahap awal dan akhir dari suatu proses. Front End bertanggung jawab untuk mengumpulkan masukan dalam berbagai bentuk dari user dan memprosesnya agar sesuai dengan spesifikasi back end yang dapat digunakan. Front End merupakan antarmuka antara pengguna dan back end adalah sebuah abstraksi dengan menyederhanakan komponen yang mendasari.


    • GUI (Graphical User Interface) : metode interaksi secara grafis antara pengguna dan komputer.


            Ada banyak hal yang membuat orang bingung, pilih apa antara Java dengan Delphi.
    Ini Perbedaan antara Java dan Delphi :

    DELPHI
    - File Exe-nya ga perlu dipasang ke program instaler
    - File Exe-nya tinggal copy paste ke komputer lain dijamin langsung jalan.
    - Bahasa, performance, dan hasil compile standalone executable filenya
    - True Compiler
    - True OOP
    - Inline assembler
    - Lebih terstruktur

    - Sangat matang dalam hal visual inheritance (pewarisan),
    - RAD untuk prototyping, productive component reusability
    - Project berbasis windows dan GUI
    - Front end application

    JAVA
    - Konsep write once run everywhere (dapat berjalan dimana-mana)
    - fully open source
    - IDE-nya bermacam-macam
    - GUI (Netbeans, Eqlipse, J2ME, dll)

    - Membuat aplikasi harus di-deployment supaya bisa run di komputer lain
    - Tampilan kurang terstruktur

            Diatas adalah beberapa perbedaan dari keunggulan masing-masing software. Tetapi banyak alasan yang memilih Delphi diantara :

    1. Dari segi kemudahan antarmuka, tidak diragukan lagi. Terutama awal-awal 2001-an Antarmuka
        (GUI)nya delphi lebih mudah daripada VB apalagi VC++
    2. Bahasa pemrograman yang terstruktur dan syntax yang jelas, sehingga mudah dibaca, dipelajari dan
        dipahami
    3. Kecepatan kompilasi-nya
    4. Dukungan komponen tambahan yang sangat banyak di Internet, bahkan untuk kategori freeware dengan
        kualitas yang sama atau lebih dari komponen komersial
    5. Telah menghasilkan beberapa software free maupun berbayar
    6. Dukungan komunitas di Internet yang sangat banyak
    7. Bahasa pemrograman delphi lebih ringkas daripada VB ada parameter-parameter tertentu yang harus
        dideklarasikan di VB sedang di Delphi sudah jadi fasilitas misalnya cara connect-kan pake ODBC.
    8. Punya dasar Pascal yang lebih mudah dipahami dan bukan bahasa Basic, jadi sesuai prosedur tingkatan
        bahasanya (Pascal-under DOS, Delphi-bentuk visual, PHP-web).
    9. kemampuan Security Delphi untuk “mengamankan” suatu data dari serangan hacker sangat bagus.
            Ini hanya alasan masyarakat menggunakannya, tetapi sebenarnya ada pertanyaan mana yang lebih bagus antara Java, Delphi dari VB??? Itu semua tetap tergantung pada pemahaman developernya dan hati masing-masing. Terima Kasih sudah mengunjungi blog ini....



    Tuesday, June 15, 2010

    Membuat DNS Pada Ubuntu 9.4


    DNS (Domain Name System, bahasa Indonesia: Sistem Penamaan Domain) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer.

    1: Install paket bind9 dengan perintah
    # sudo apt-get install bind9
    2: menggunakan perintah menggunakan perintah dibawah ini;
    # nano /etc/network/interfaces eth0
    maka akan muncul tampilan berikut



    3: kemudian edit named.conf.options untuk membuat Konfigurasi file utama bind. biasanya jika kita menginstall Bind dari source code, kita harus mengedit named.conf. tetapi di Ubuntu 8.04 disarankan untuk tidak merubah named.conf. kalau kita mau menambahkan zone baru taruh konfigurasinya di named.conf.local. perintahnya;
    # nano /etc/bind/named.conf.local
    4: ketikkan perintah;
    # nano /etc/bind/named.conf.options



    ubah ip dengan ip yang kita inginkan di baris 0.0.0.0, kemudian ketikan ctrl+x dan tekan Y enter...

    5: ketikan perintah # sudo cp /etc/bind/db.local /etc/bind/db.sfi.com
    yang artinya isi file dari db.local dikopikan ke file db.sfi.com, dan ketikan perintah # sudo cp /etc/bind/db.127 /etc/bind/db.192
     


    6: perintah selanjutnya ketikan # sudo nano /etc/bind/db.sfi.com untuk mengkonfigurasi file tersebut yang dikopi dari file db.local, hasilnya tampak dibawah;

     
    7: setelah mengetik perintah di step 6, kemudian dengan perintah # sudo nano /etc/bind/db.10 kita edit bagian yang dikopi dari file db.127 hasil tampak dibawah 

    8: setelah melakukan konfigurasi diatas maka restart services bind dan networking anda dengan perintah;
    # sudo /etc/init.d/bind9 restart
    # sudo /etc/init.d/networking restart

     

    9: untuk melihat konfigurasi anda berhasil atau tidak lakukan perintah;
    # dig sfi.com


    Saturday, April 10, 2010

    Update Kernel Pada Ubuntu 9.04

    Operating System adalah sebuah jembatan untuk menghubungkan antara hardware dengan software agar dapat menjalankan aplikasi. Dalam hal ini kita hanya membahas tentang bagaimana menggunakan Operating System pada linux tepatnya Ubuntu.
    Pada Ubuntu yang digunakan yaitu versi 9.04. Disini akan dijelaskan bagaimana cara update kernel pada linux 9.04.

    Cara-Cara Update Kernel Pada Ubuntu 9.04 :
    *sebelumnya buka dahulu terminal pada ubuntu.
    tampilan awal versi kernel sebelumnya dengan cara ketikkan "uname -r" :



    1. ketikkan "sudo su -"
    2. ketik "apt-get update" untuk update repository
    seperti terlihat pada gambar dibawah ini :




    3. kemudian "cd /usr/src"
    4. lalu "wget www.kernel.org/pub/linux/kernel/v2.6/linux-2.6.33.2.tar.bz2"
    terlihat seperti gambar dibawah ini :



    Selanjutnya selesai update repository
    akan dilanjutkan dengan langkah-langkah mengubah "sh" menjadi "bash", seperti berikut :
    1. ketikkan "rm -f /bin/sh"
    2. Kemudian "ln -s /bin/bash /bin/sh"
    3. "apt-get update"

    Setelah selesai mengerjakan diatas, siapkan kernel package seperti dibawah ini :
    => ketikkan "apt-get install kernel-package libncurses5-dev fakeroot wget bzip2"
    seperti gambar dibawah ini :


    Selanjutnya untuk copy source code kernel :
    1. "cd /usr/src"
    2. "wget www.kernel.org/pub/linux/kernel/v2.6/linux-2.6.33.2.tar.bz2"
    3. "tar xjf linux-2.6.33.2.tar.bz2"
    4. "ln -s linux-2.6.33.2 linux"
    seperti gambar di bawah ini :

     Kemudian compile kernel 2.6 di Linux : 
    1. "cd /usr/src/linux"
    2. "cp /boot/config-`uname -r` ./.config"


    Kemudian make menuconfig, seperti dibawah ini :
    1. ketikkan "make menuconfig"
    2. selanjutnya "make-kpkg clean"

    Baru di lanjutkan dengan perintah dibawah ini : 
    1. "fakeroot make-kpkg –initrd –append-to-version=-custom kernel_image kernel_headers"
    2. "cd /usr/src"
    3. "dpkg -i linux-image-2.6.33.2-custom_2.6.33.2-custom-10.00.Custom_i386.deb"
    4. "dpkg -i linux-headers-2.6.33.2-custom_2.6.33.2-custom-10.00.Custom_i386.deb"

    Ubah GRUB untuk menambahkan menu untuk booting : 
    1. ketikkan "gedit /boot/grub/menu.lst"


    Kemudian Shutdown dan Reboot komputer yang telah selesai untuk memberikan hasil yang terbaik dengan mengetikkan dibawah ini : 
     => "shutdown -r now"
    Setelah reboot masuk lagi ke shell yaitu untuk mengetahui hasil bahwa kernel telah ter-update dengan cara mengetikkan : 
    => uname -r
    Hasil gambar setelah di update :

    Thursday, March 18, 2010

    Kasus Sistem Admnistrasi

    Sebuah contoh kasus dalam sebuah Departemen Logistik dalam penanganannya yang meliputi Teknologi sampai marketing. Dalam kasus ini akan ditunjukkan apa yang dibutuhkan sebuah admnistrator dalam menangani sebuah Departemen Logistik.
    Tugas seorang administrator akan sangat diperhitungkan dalam setiap apa yang dilakukan mulai hal yang terkecil yaitu tujuan dan rencana kerja sebelum melakukan kegiatannya.
    Disini akan diterangkan apa yang diperlukan dalam mengerjakan tugas Admnistrasi dari Hardware, Software, Network, dan Security.

    A. Departemen IT :
    - Kebutuhan Hardware : Komputer, printer, Storage BackUp System
    - Kebutuhan software : Operating Sistem, Microsoft Office, Software Database (oracle, MS. Access)
    - Kebutuhan network : computer server, router/switch, software jaringan (chat, browser, transfer data)
    - Kebutuhan Security Sistem : Anti virus, security room

    B. Departemen Logistik :
    - Kebutuhan Hardware : Komputer, printer
    - Kebutuhan software : Operating Sistem, MS. Word, MS. Excel,
    - Kebutuhan network : computer Client, router/switch, software jaringan (chat, browser, transfer data)
    - Kebutuhan Security Sistem : Anti virus, satpam

    C. Departemen Packing :
    - Kebutuhan Hardware : Komputer, printer, faximile, telpon
    - Kebutuhan software : Operating Sistem, MS. Visio, MS. Excel, MS. Word
    - Kebutuhan network : computer client, router/switch, software jaringan (chat, browser, transfer data)
    - Kebutuhan Security Sistem : Anti virus

    D. Departemen Finance :

    - Kebutuhan Hardware : Komputer, printer
    - Kebutuhan software : Operating Sistem, MS. Word, MS. Excel,
    - Kebutuhan network : computer client, router/switch, software jaringan (chat, browser, transfer data)
    - Kebutuhan Security Sistem : Anti virus

    E. Departemen Marketing :
    - Kebutuhan Hardware : Komputer, printer
    - Kebutuhan software : Operating Sistem, MS. Office, Software Desain
    - Kebutuhan network : computer client, router/switch, software jaringan (chat, browser, transfer data)
    - Kebutuhan Security Sistem : Anti virus

    F. Departemen HRD :
    - Kebutuhan Hardware : Komputer, scanner, printer
    - Kebutuhan software : Operating Sistem, MS. Office
    - Kebutuhan network : computer client, router/switch, software jaringan (chat, browser, transfer data)
    - Kebutuhan Security Sistem : Anti virus

    Cara Kerja Administrator

    Seorang System Administrator bertanggung jawab untuk menjaga sistem komputer pada sebuah perusahaan. Sistem Administrator akan bertanggung jawab untuk memasang, memelihara dan upgrade server pada perusahaan tersebut baik secara hardware maupun software.Dan memastikan bahwa data server aman dari akses yang tidak sah. Detail tugas administrator :

    1. Planing : biaya, perencanaan kapasitas, logistik (desain jaringan, lokasi server, di mana menginstal, kabel, alamat IP tugas, penyedia layanan jaringan)

    2. Preparing : suhu, kelembaban, listrik, kebakaran, keamanan, EIA / TIA pengkabelan lemari dan standar pengkabelan, UPS

    3. Instaling hardware : komputer, terminal, disk drive, CD-ROM, RAM, printer, NIC, pengkabelan

    4. Maintaining : pemeliharaan preventif yang teratur (harian, mingguan), boot dan shutdown sistem bila diperlukan, printer, media backup, tune kinerja sistem

    5. Monitoring : printer, ruang disk, jaringan, server dan workstation, kinerja, dan keamanan, dan semua file-file log secara teratur

    6. Installing / upgrading / removing software : OS (kernel patch, device driver baru), aplikasi (versi baru, DLL, konfigurasi baru)

    7.Backup dan archives : dokumentasi

    8. Configuring : kernel, perangkat lunak jaringan seperti Samba, X Window, akuntansi, kuota, keamanan, mail, berita, waktu, web dan server lain, crontab

    9. Trouble-shooting : koneksi jaringan, layanan yang tidak memulai, rusak keamanan

    10. Maintaining local documentation : panduan pengguna baru, kebijakan dan prosedur dokumen (rencana keamanan, rencana pemulihan bencana, prosedur administrasi, permintaan layanan / laporan bug bentuk), halaman manual untuk software tambahan

    11. Help and educate users : Membantu pengguna baru, pengguna yang telah berpengalaman

    12. Baselining : sistem Menghasilkan laporan dan mengkorelasikan pertumbuhan, perubahan dari waktu ke waktu

    13. Problem solving : Sistem administrasi adalah tentang menyelesaikan masalah, bukan menghafal bagaimana-untuk arah. Seringkali sesuatu tidak akan bekerja sebagaimana mestinya

    Sistem Administrasi

    Dalam dunia teknologi yang begitu pesat saat ini, sistem administrasi sangatlah diperlukan dan mempunyai beban yang berat dalam mengerjakan tugasnya.
    sebelum itu, kita pelajari apa yang dimaksud dengan sistem admnistrasi.

    Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu.

    Esensinya sistem terdiri dari:
    1. komponen-komponen dalam sistem :
    - perangkat keras (hardware)
    - perangkat lunak (software)
    - prosedur-prosedur (procedure)
    - perangkat manusia (brainware)
    - informasi itu sendiri

    2.serta fungsi-fungsi teknologi di dalamnya yaitu:
    - input
    - proses
    - output
    - penyimpanan (storage)
    - komunikasi

    Administrasi adalah menganalisis status pengguna secara individual dan permasalahan yang ada, serta untuk membuat himpunan statistik.
    Jadi pada dasarnya dapat diambil kesimpulan, bahwa arti dari Sistem Administrasi adalah sebuah jaringan kumpulan dari komponen yang berhubungan untuk menganalisis status pengguna.
    Semua pengerjaan tugas dari sistem admnistrasi dilakukan oleh seorang yang disebut administrator yang mempunyai tugas sebagai seseorang yang bertanggung jawab dalam mengelola sistem admnistrasi pada suatu jaringan siapa yang dapat menggunakan jaringan tersebut.

    Tuesday, December 15, 2009

    Internet Protokol Versi 6 (IPv6)

    IP Versi 6
    Dalam IPv6, Internet IPv6 lapisan menciptakan paket termasuk sumber dan alamat tujuan informasi yang digunakan untuk rute data melalui jaringan. IPv6 menyediakan dua metode keamanan-IP Authentication Header dan Keamanan encapsulating IP header.

    IP v 6 Fragmention:
    ~ Didukung oleh header opsional, seperti: desain asumsi bahwa fragmentasi akan kurang umum di masa depan
    ~ Fragmentasi hanya dilakukan oleh tuan rumah transmisi
    ~ Router tidak pernah fragmentasi sebuah paket
    ~ Host harus menggunakan penemuan MTU untuk memilih benar (maksimum) ukuran paket

    Arsitektur Alamat IPv6
    • Sebuah alamat IPv6 terdiri dari 16 byte yaitu 128-bit.
    • Hal ini dibagi menjadi 8 segmen. Setiap segmen adalah 2 byte.
    • Sebuah tanda titik dua (:) mengintegrasikan setiap segmen.
    • alamat IPv6 dinyatakan sebagai: X: X: X: X: X: X: X: X, di mana setiap X adalah 4-digit heksadesimal integer dan setiap digit adalah 4 bit, setiap nilai antara 0 dan F.
    • Para alamat loopback IPv6 adalah 0:0:0:0:0:0:0:1 atau:: 1.
    • IPv6 mendukung pengalamatan campuran, di mana format pengalamatan adalah sebagai berikut: x: x: x: x: x: x: DDDD, di mana 'x itu adalah nilai-nilai heksadesimal dari enam orde tinggi 16-bit dari alamat, dan 'd's adalah nilai desimal dari empat orde rendah 8-bit dari alamat yang merupakan standar representasi IPv4.
    • Sejumlah ditambahkan ke alamat jaringan menentukan jumlah bit yang membentuk bagian jaringan sekarang menggantikan subnet mask, contoh: 12AB: 0000:0000: CD30: 0000:0000:0000:0000 / 60
    • Sebuah unspecified alamat IPv6 merupakan alamat khusus digunakan sebagai pengganti oleh sebuah node ketika tidak memiliki alamat.
    • alamat unspecified 0:0:0:0:0:0:0:0 yang juga diwakili oleh 0:: 0 atau lebih sering oleh:: / 128.

    Kategori Alamat IPv6
    IPv6 tidak menggunakan kelas. Tetapi mempunyai 3 jenis alamat. Ketiga jenis alamat IPv6 adalah sebagai berikut:
    1. Unicast: alamat mendefinisikan satu simpul. Paket dikirim ke alamat unicast harus dikirimkan ke node tertentu.
    2. Anycast: alamat mendefinisikan sekelompok node dengan alamat yang memiliki identifikasi jaringan yang sama. Anycast adalah sebuah konsep jaringan canggih yang dirancang untuk mendukung gagal dan load balancing atas kebutuhan aplikasi.
    3. Multicast: alamat mendefinisikan sekelompok komputer yang memiliki identifikasi jaringan yang berbeda. Sebuah paket data multicast mengirim ke alamat yang harus disampaikan kepada setiap anggota dari himpunan.

    Alamat Subnet

    Subnet Address
    Meningkatnya jumlah host terhubung ke internet. Pembatasan ukuran jaringan. Dalam subnetting, jaringan dibagi menjadi subnetwork yang lebih kecil dengan masing-masing subnet memiliki alamat subnet sendiri. Dalam supernetting, sebuah organisasi dapat menggabungkan beberapa kelas C untuk membuat berbagai macam alamat. Dengan kata lain, beberapa jaringan dikombinasikan untuk menciptakan sebuah supernetwork.

    1. Subnetting
    Alamat IP (32 bit) -> netid dan hostid
    * Artinya: ada rasa hierarki di pengalamatan IP. Untuk mencapai suatu host, kita harus terlebih dahulu mencapai jaringan menggunakan netid, kemudian menggunakan hostid untuk mencapai host.
    General: kelas A, B, C -> dua tingkat hirarki
    Kadang-kadang dua tingkat tidak cukup. Sebagai contoh, bayangkan sebuah organisasi dengan alamat kelas B. Organisasi ini memiliki dua tingkat pengalamatan hierarki, tetapi tidak bisa memiliki lebih dari satu jaringan physiscal. Host tidak dapat dikelompokkan, dan semua host memiliki tingkat yang sama. Solusi -> subnetting.

    Masking
    Sebuah proses yang mengekstrak alamat jaringan fisik dari alamat IP. Dapat dilakukan apakah kita memiliki subnet atau tidak.
    - Tidak memiliki subnet: masking mengekstrak alamat jaringan dari alamat IP.
    - Apakah subnet: subnet mask mengekstrak alamat dari alamat IP.
    Di masking:
    a. Kami melakukan matematika. operasi pada IP 32-bit menambahkan. Pada tingkat bit lain menggunakan 32 - bit yang disebut mask
    b. Bit dalam mask berhubungan dengan menambahkan IP yang sesuai.
    c. Bagian dari masking yang mengandung 1s mendefinisikan netid atau kombinasi netid dan subnetid
    d. Bagian dari membuat 0s berisi mendefinisikan hostid
    e. Untuk mendapatkan jaringan dan alamat subnet, kita harus menerapkan operasi pada alamat IP dan mask

    2. SUPERNETTING
    Tergantung pada kebutuhan organisasi. Satu atau lebih kelas C dapat disambung untuk membuat satu supernetwork. Contoh: sebuah organisasi yang memerlukan alamat 1000 dapat diberikan alamat C kelas empat. Organisasi dapat menggunakan alamat tersebut dalam satu supernetwork, dalam empat jaringan, atau di lebih dari empat jaringan. Dalam Mask Supernet Dapat ditetapkan ke blok alamat jaringan kelas C, jika jumlah bersih. Default masker untuk kelas C alamat 255.255.255.0. Jika beberapa 1s berubah untuk 0s, kita dapat memiliki mask untuk sekelompok kelas C.

    Alamat IP

    IP Addressing
    TCP / IP pada awalnya dikembangkan untuk memungkinkan situs ARPANET untuk berkomunikasi. Situs ARPANET menggunakan komputer yang berbeda yang diproduksi oleh berbagai vendor, menjalankan sistem operasi yang berbeda. Satu-satunya unsur umum di antara mereka adalah bahwa mereka berlari protokol yang umum. The Transmission Control Protocol / Internet Protocol (TCP / IP) protokol suite adalah dasar dari internet hari ini dan fondasi dari banyak jaringan komputer pribadi. Berhasil mengelola dan memecahkan masalah IP internetwork, penting untuk memahami semua aspek alamat IP. Salah satu aspek yang paling penting dari jaringan TCP / IP administrasi adalah tugas yang unik dan tepat alamat IP kepada semua simpul dari IP internetwork.

    Jenis IP Address
    Sebuah alamat IP 32-bit alamat logis yang dapat menjadi salah satu dari jenis berikut:
    1. Unicast Sebuah alamat IP unicast ditetapkan ke satu antarmuka jaringan yang melekat pada sebuah internetwork IP. Alamat IP unicast digunakan dalam satu-ke-satu komunikasi. Setiap antarmuka jaringan yang TCP / IP adalah aktif harus diidentifikasi oleh yang unik, logis, alamat IP unicast. The unicast IP address adalah sebuah alamat logis karena alamat Layer Internet yang tidak memiliki hubungan langsung ke alamat yang digunakan pada Layer Network Interface. Alamat IP yang unicast adalah alamat internetwork IP node jaringan yang berisi ID dan host ID. Jaringan ID, atau alamat jaringan, mengidentifikasi simpul yang terletak pada jaringan logis yang sama. Dalam kebanyakan kasus, jaringan logis adalah sama dengan segmen jaringan fisik dengan batasan yang ditentukan oleh IP router. Dalam beberapa kasus, beberapa jaringan logis ada pada jaringan fisik yang sama dengan menggunakan sebuah praktek yang disebut multinetting. Host ID, atau alamat host, mengidentifikasi sebuah simpul dalam jaringan. Sebuah simpul adalah sebuah router atau host (sebuah antarmuka nonrouter seperti workstation, server, atau TCP / IP berbasis sistem). ID host harus unik dalam setiap segmen jaringan.

    2. BROADCAST Sebuah alamat IP broadcast dirancang untuk diproses oleh setiap IP simpul di segmen jaringan yang sama. Broadcast alamat IP yang digunakan dalam satu-toeveryone komunikasi. Alamat broadcast IP digunakan untuk paket satu-satu-ke-setiap satu pengiriman. Sebuah alamat host mengirimkan paket IP dengan menggunakan alamat broadcast dan setiap simpul di dalam pengiriman segmen jaringan node menerima dan memproses paket. Alamat IP broadcast hanya dapat digunakan sebagai alamat IP tujuan. Jaringan IP alamat broadcast adalah alamat yang dibentuk dengan mengeset semua bit host menjadi 1 untuk sebuah alamat classful contoh alamat broadcast jaringan untuk jaringan classful ID 131.107.0.0/16 adalah 131.107.255.255. Jaringan broadcast digunakan untuk mengirimkan paket ke semua host dari sebuah jaringan classful, yang mendengarkan dan memproses paket jaringan yang dialamatkan ke alamat broadcast. IP router tidak meneruskan paket broadcast jaringan.

    3. MULTICAST Sebuah alamat multicast IP adalah alamat di mana satu atau beberapa node dapat mendengarkan pada yang sama atau berbeda segmen jaringan. Alamat IP multicast digunakan dalam satu-ke-banyak komunikasi.

    Alamat Subnet Mask
    Menentukan bagian mana dari alamat IP adalah bidang jaringan dan bagian mana adalah bidang host. Ikuti langkah-langkah untuk menentukan subnet mask:
    1. Mengungkapkan alamat IP Sub-jaringan dalam bentuk biner.
    2. Ganti subnet jaringan dan bagian alamat dengan semua 1s.
    3. Ganti bagian host dari alamat dengan semua 0s.
    4. Mengkonversi ekspresi biner kembali ke notasi dotted-desimal.

    IP (Internet Protocol)

    Internet Protocol (IP)
    Internet Protocol (IP) adalah protokol yang digunakan untuk berkomunikasi data melalui paket-switched internetwork menggunakan Internet Protocol Suite (TCP / IP). IP adalah protokol utama di Internet layer Internet Protocol Suite dan mempunyai tugas memberikan datagrams (paket) dari sumber host ke host tujuan semata-mata berdasarkan alamat. Untuk tujuan ini Internet Protokol mendefinisikan metode pengalamatan dan struktur untuk enkapsulasi datagram. Versi besar pertama menangani struktur, sekarang disebut sebagai Internet Protocol Version 4 (IPv4) masih dominan protokol Internet, meskipun penerus, Internet Protocol Version 6 (IPv6) adalah secara aktif digunakan di seluruh dunia.

    Bagian Dari Internet Protocol (IP):
    * IP header
    * Versi
    * Sumber dan alamat tujuan
    * Length
    * Upper layer protokol
    * Time-to-live (TTL)
    * Header checksum
    * Fields untuk "fragmentasi

    IP Address
    - A 32-bit secara global identifikasi unik untuk sebuah antarmuka
    - Biasanya ditulis dalam notasi dotted-desimal: 192.168.0.1
    - Alamat IP
    - Catatan: kelas mati, seperti: Interdomain Classless Routing (CIDR)
    - Alokasi alamat sangat penting untuk routing
    - Alamat yang ditetapkan oleh IANA (IANA)
    - Interface: hubungan antara host / router dan link fisik

    ICMP (Internet Control Message Protocol)
    Internet Control Message Protocol (ICMP), RFC792. Tujuan dari pesan ICMP adalah untuk memberikan masukan tentang masalah-masalah dalam lingkungan jaringan IP. Disampaikan dalam paket IP. Format pesan ICMP, seperti: 4 byte ICMP header dan pesan opsional

    Fungsi ICMP
    1. Mengumumkan kesalahan jaringan: Jika jaringan, host, port tidak bisa diakses, ICMP Destination Unreachable Pesan ini dikirim ke host sumber
    2. Kepadatan jaringan mengumumkan: Ketika sebuah router kehabisan ruang antrian buffer, ICMP Source Quench Message dikirim ke host sumber
    3. Untuk membantu mengatasi masalah: ICMP Echo Pesan dikirim ke host untuk menguji apakah itu masih hidup - dipakai oleh ping
    4. Mengumumkan timeout: Jika bidang TTL paket menurun sampai nol, ICMP Sisa Terlampaui Pesan dikirim ke host sumber - yang digunakan oleh traceroute

    Masalah ICMP
    a. ICMP juga menerima pers buruk dari denial of service serangan dan karena jumlah situs menghasilkan pemantauan lalu lintas
    b. ICMP pesan dapat diblokir (yaitu, menjatuhkan) oleh firewall dan diproses pada prioritas rendah oleh router
    c. Sebagai akibatnya beberapa ISP menonaktifkan ICMP walaupun hal ini berpotensi menyebabkan kinerja yang buruk dan tidak sesuai dengan RFC1009 (Internet Gateway Persyaratan)
    d. Terlepas dari keterbatasan ini, ICMP masih paling banyak digunakan dalam jaringan aktif pengukuran

    Perangkat Jaringan

    PERANGKAT JARINGAN
    Jika Anda merencanakan jaringan pertama atau memperluas jaringan arus, membaca tentang produk ini menjadi akrab dengan pilihan yang tersedia, dan bagaimana mereka dapat meningkatkan kinerja jaringan Anda.

    1. Network Adapter Card
    Network Adapter Card (juga disebut Network Interface Cards, atau NIC) adalah yang pertama dan item yang paling dasar yang dibutuhkan untuk memulai jaringan Anda. Sebuah kartu jaringan yang diperlukan menyediakan hubungan antara komputer Anda dan jaringan Anda. Aplikasi ini dapat mengkonversi data anda ke format yang jaringan Ethernet dapat menerima dan membaca. Kartu kecil ini berisi konektor yang diperlukan untuk menghubungkan komputer Anda ke salah satu hub atau komputer lain.

    2. Hubs
    Hub (juga disebut kabel hub, atau konsentrator) adalah konektivitas pusat titik dalam jaringan bintang, workgroup atau subnet. Sebuah hub memungkinkan setiap node untuk berkomunikasi dengan semua node lain yang terhubung. Node terhubung menyediakan kekuatan mereka sendiri, dan hub memiliki catu daya sendiri. Lampu status hub membantu untuk memonitor jaringan. Sebuah saklar dapat membantu segmen jaringan yang menjadi terlalu besar, dan akan benar-benar meningkatkan performa di jaringan Anda.

    3. Jembatan
    Jembatan yang digunakan untuk menghubungkan kelompok kerja terpisah (subnet) bersama-sama. Kebanyakan jembatan mengidentifikasi dan melacak lokasi pada masing-masing simpul jaringan dan hanya memperbolehkan lalu lintas yang diperlukan melewatinya. Jembatan mengarahkan tujuan dan sumber informasi. Jika sebuah paket informasi yang cacat, jembatan penyaring atau menjatuhkan paket, tetapi jika itu berisi semua sumber yang tepat, tujuan dan informasi lainnya, hal itu akan meneruskan paket.

    4. Switches
    Sebuah saklar adalah komponen kunci untuk memperluas jaringan, seperti menggabungkan sebuah jembatan dan hub bersama-sama, karena ia membagi sebuah jaringan besar ke dalam segmen yang lebih kecil. Menambahkan sebuah tombol sering meningkatkan kecepatan jaringan yang telah menjadi macet dan terlalu banyak digunakan, dan membantu menghilangkan kesalahan jaringan. Sebuah saklar juga memungkinkan transmisi jaringan akan diarahkan ke simpul tertentu di jaringan bukannya dikirim ke semua pengguna, seperti pada sebuah hub.

    5. Repeater
    Repeater digunakan dalam topologi bintang ketika jarak dalam memperluas jaringan ke titik yang melebihi jaringan Ethernet standar, tetapi masih harus tumbuh. Sebuah repeater adalah sama dengan sebuah hub dengan pengecualian bahwa memperkuat dan retimes sinyal-sinyal yang dikirim melalui jaringan. Repeater monitor terhubung kelompok kerja. Ketika kerusakan terjadi di sebuah workgroup, sebuah repeater akan memutuskan penyimpangan fungsi komputer dari jaringan. Masalah yang sama dalam topologi bus akan menonaktifkan semua node yang melekat pada segmen itu.

    6. Routers
    Router menyaring lalu lintas jaringan dan menghubungkan protokol yang berbeda untuk memastikan bahwa file tersebut diteruskan ke lokasi yang benar. Karena penyaringan ini, router lebih lambat dari sebuah saklar atau jembatan, tetapi akan melakukan fungsi yang berharga jika penyaringan yang diperlukan. Tidak seperti langsung hub dan switch, router dapat menawarkan layanan pengelolaan jaringan, seperti konfigurasi zona dan kontrol.

    7. Server
    Sebuah server dapat menjadi rendah atau komputer kapasitas tinggi yang menyediakan berbagai sumber daya. Server khas berisi beberapa hard disk drive, tape backup dan CD-ROM. Hal ini dapat digunakan untuk membantu berbagi sumber daya seperti printer, mesin fax, modem, e-mail dan koneksi ke Internet. Hal ini sering digunakan untuk menyimpan informasi database, file, file cadangan, dan beberapa program perangkat lunak (situs berlisensi) untuk akses oleh komputer klien. Komputer yang terhubung ke server disebut klien. Fungsi server dapat diatur dan dikendalikan, dan dapat memberikan keamanan bagi pengguna jaringan. Beberapa jenis server yang tersedia baik sendiri-sendiri, dalam kombinasi apapun, atau total: file dan print server, aplikasi server, mail server, layanan direktori server, dan server komunikasi.

    8. PC Card Adapters
    Laptop komputer dapat tersambung ke jaringan Ethernet dengan bantuan kartu insertable kecil, mirip ukurannya dengan kartu kredit.

    9. Komunikasi Komunikasi Produk produk termasuk kartu fax, modem, PC Card adapter untuk ponsel komputer, dan Internet koneksi.

    Network Computing Models
    Komputasi jaringan model dapat menjadi tiga jenis:
    A. Model komputasi jaringan terpusat: Dalam model komputasi jaringan terpusat, klien menggunakan sumber daya dari server highcapacity untuk memproses informasi. Dalam model ini, para klien juga disebut sebagai dumb terminal.
    B. Klien hanya koneksi ke server dan tidak untuk satu sama lain: model komputasi jaringan terdistribusi memungkinkan semua komputer jaringan untuk mengambil bagian dalam pengolahan. Akibatnya, tidak ada perbedaan antara server dan klien. Dalam model jaringan ini, pemrosesan-tugas intensif ini dibagi menjadi himpunan bagian dari tugas dan didistribusikan di antara beberapa node.
    C. Model komputasi jaringan terdistribusi: Dalam model ini, kelenjar getah bening juga berbagi kemampuan pengolahan terpisah dari berbagi data, sumber daya, dan layanan lainnya. Keuntungan dari model komputasi jaringan kolaboratif adalah peningkatan kecepatan pemrosesan.

    Sistem Operasi Jaringan
    Sebuah Network Operating System (NOS) adalah peningkatan versi sistem operasi, dengan fitur yang memungkinkan pengelolaan dan konektivitas dari node dalam sebuah jaringan. Dalam skenario saat ini, termasuk Noss populer berikut:
    • Windows NT/2000
    • Novell Netware
    • UNIX
    • Linux

    Media Transmisi Pada Jaringan

    Media Transmisi Jaringan Pada
    Secara umum media transmisi dibagi dua jenis, yaitu:
    1. Dipandu Media (Wire)
    Kabel adalah media konvensional yang digunakan untuk mengatur jaringan. Menggunakan konektor RJ-45. Twisted Pair Cables
    • Aplikasi yang paling umum dari twisted pair adalah sistem telepon.
    • Kabel ini menggunakan kawat tembaga yang merupakan konduktor baik listrik.
    • Twisted pasang dapat digunakan untuk transmisi baik sinyal analog atau digital.
    • The bandwidth tergantung pada ketebalan kawat dan jarak yang ditempuh, tetapi beberapa megabit / detik dapat dicapai selama beberapa kilometer dalam banyak kasus.
    • kabel Twisted-pair terdiri dari dua jenis:
    - Unshielded Twisted Pair Cables (UTPs)
    Kabel ini terdiri dari serangkaian pasangan bengkok yang ditutupi dengan plastik
    jaket, seperti ditunjukkan pada gambar berikut.
    Kriteria untuk membuat sambungan Cabel UTP:
    ? Stright Melalui
    Ussualy untuk koneksi gunakan untuk router ke hub atau switch, server ke hub
    atau switch, workstation ke hub atau switch.
    ? Croos Over (Peer to peer)
    Ussualy untuk koneksi gunakan untuk router ke router, beralih ke hub atau
    switch, switch port uplink ke port uplink switch, pc ke pc tanpa hub atau
    sakelar.
    ? Roll Over
    Ussualy untuk koneksi gunakan untuk pc router untuk spesifik dari beberapa vendor.
    - Shielded Twisted Pair Cables (STPs)
    Kabel ini terdiri dari beberapa pasang twisted (TPS) dikelilingi oleh
    insulator perisai. Perisai isolator ini, pada gilirannya, ditutupi dengan plastik
    bungkus, seperti ditunjukkan pada gambar berikut



    - Coaxial Cables
    Umum lainnya adalah medium transmisi kabel koaksial (yang dikenal dengan banyak
    teman sebagai hanya''''dan membujuk diucapkan co-ax''''). Kabel ini dirancang
    sedemikian rupa sehingga pusat konduktor dan logam dikepang luar
    perisai berbagi sumbu umum. Gambar berikut menunjukkan struktur dari
    kabel koaksial.

    - Fiber Optic Cables
    Kabel ini didasarkan pada teknologi fiber optik, yang menggunakan sinar cahaya
    bukannya listrik untuk mengirimkan data. Gambar berikut ini menunjukkan sebuah serat
    optik. Kabel serat optik dapat dibedakan menjadi dua berikut
    kategori
    • Single-mode kabel
    • Multimode kabel

    2. Dikendalikan Media (Wireless)
    Teknologi nirkabel jauh membantu menghubungkan jaringan, tanpa perlu secara fisik mengatur kabel antara tujuan dan titik sumber. Dalam setup nirkabel, suasana digunakan untuk mengirim dan menerima sinyal dalam bentuk gelombang elektro magnetik melalui antena. Ini gelombang elektro-magnetik dapat ditularkan melalui berbagai jenis transmisi nirkabel operator, yang meliputi:
    • Radio: Radio transmisi beroperasi pada gelombang radio. Gelombang radio hanya terbatas
    kapasitas transmisi rendah, dari 1 Mbps sampai 10 Mbps.
    • Microwave: Gelombang mikro mentransmisikan data melalui bandwidth yang lebih tinggi dibandingkan dengan
    transmisi radio.
    • Infrared: inframerah transmisi menggunakan radiasi inframerah untuk mengirimkan data. Inframerah
    adalah radiasi elektro-magnetik.

    Protokol Jaringan

    Protokol Jaringan
    Protokol jaringan adalah seperangkat aturan yang mengatur bagaimana komunikasi terjadi di dalam sebuah jaringan. Berikut adalah beberapa protokol jaringan:
    - Transmission Control Protocol / Internet Protocol (TCP / IP)
    - NetBIOS Enhanced User Interface (NetBEUI)
    - AppleTalk
    - Internetwork Packet Exchange / sequencing Packet Exchange (IPX / SPX)
    - Data Link Control (DLC)
    - SNA, Systems Network Architecture, seperangkat mainframe IBM standar dan protokol jaringan diperkenalkan pada tahun 1974

    TCP / IP Protocol Suite
    Lapisan pada TCP / IP protocol suite tidak sama persis dengan orang-orang dalam model OSI. Asli TCP / IP protocol suite ini didefinisikan sebagai memiliki empat lapisan:
    1. Network Access Layer
    2. Internet Layer
    3. Transport Layer
    4. Application Layer

    TCP / IP dan OSI Model

    OSI Model

    THE OSI MODEL
    Didirikan pada tahun 1947, Organisasi Standar Internasional (ISO) adalah sebuah badan multinasional di seluruh dunia didedikasikan untuk kesepakatan mengenai standar internasional. Sebuah standar ISO yang mencakup semua aspek komunikasi jaringan adalah Open System Interconnection (OSI) model. Pertama kali diperkenalkan pada akhir 1970-an. Sebuah protokol model atau model referensi adalah seperangkat pedoman yang diikuti oleh vendor untuk mengembangkan protokol. Organisasi Standar Internasional Interkoneksi Sistem Terbuka (ISO OSI) model referensi pertama mencapai standarisasi Internasional protokol.

    Tujuh Of OSI Layer:



    Memahami OSI Reference Model
    Tujuh lapis OSI Reference Model adalah:
    1. Physical Layer: Lapisan ini bertanggung jawab untuk transmisi data melalui saluran komunikasi atau media transmisi.
    2. Data Link Layer: Lapisan ini dibagi menjadi dua sublayers, Media Access Control (MAC) dan Logical Link Control (LLC). Lapisan Data Link bertanggung jawab untuk aspek-aspek berikut komunikasi:
    • Memberikan identifikasi unik untuk setiap node di dalam jaringan
    • Transformasi data bit dari lapisan Fisik dalam kelompok-kelompok yang disebut frame
    • Mendeteksi kesalahan yang terjadi selama transmisi
    • Mengelola aliran data paket atau frame
    3. Network Layer: Lapisan ini bertanggung jawab untuk fungsi-fungsi berikut:
    • Memberikan alamat jaringan unik untuk setiap node di dalam jaringan
    • Mengirimkan data melalui jaringan
    • Pengendalian lalu lintas jaringan
    4. Transport Layer: Lapisan ini bertanggung jawab untuk fungsi-fungsi berikut:
    • Mengatur pesan ke dalam segmen atau memecahkan segmen besar menjadi segmen-segmen yang lebih kecil
    • Menyampaikan segmen ke penerima
    • Menyediakan DNS error
    5. Session Layer: Lapisan ini bertanggung jawab untuk membangun, mengelola, dan sinkronisasi komunikasi antara kedua node. Berdasarkan arah aliran data, sesi dapat menjadi salah satu dari berikut ini:
    • Simplex
    • Half-duplex
    • Duplex
    6. Presentation Layer: Lapisan ini bertanggung jawab untuk encoding dan decoding data dalam format yang disepakati bersama.
    7. Application Layer: Lapisan ini menyediakan antarmuka antara pengguna dan jaringan.

    Ringkasan Of Layer:

    Intenet

    INTERNET
    Publik global Transmission Control Protocol / Internet Protocol (TCP / IP)
    internetwork. Internet telah merevolusi banyak aspek kehidupan kita sehari-hari. Ini telah mempengaruhi cara kita melakukan bisnis dan juga cara kita menghabiskan waktu luang kami. Internet adalah sistem komunikasi yang telah membawa banyak informasi ke ujung jari kita dan terorganisir itu untuk kita gunakan.

    Arsitektur Internet
    Hal ini juga disebut sebagai TCP / IP arsitektur. Terdiri dari empat lapisan, yang adalah sebagai berikut:
    1. Network Access Layer
    2. Internet Layer
    3. Transport Layer
    4. Application Layer

    1. Application Layer
    Hal ini mirip dengan Aplikasi dan Presentation Layer dari OSI Reference Model. Lapisan ini juga disebut sebagai lapisan proses. Layanan ini memungkinkan pengguna untuk mengakses jaringan dengan menyediakan antarmuka pengguna. Yang paling banyak dikenal dan diimplementasikan protokol aplikasi adalah:
    • File Transfer Protocol (FTP)
    • Telnet
    • Simple Mail Transfer Protocol (SMTP)
    • Domain Name Service (DNS)
    • Open Shortest Path First (OSPF)

    2. Transport Layer
    Hal ini mirip dengan transport dan lapisan sesi dalam model referensi OSI. Ini membentuk sesi komunikasi antara sumber dan tujuan melalui jaringan komputer. Rusak paket besar yang diterima dari lapisan aplikasi ke paket yang lebih kecil sebelum mengirimkannya ke Internet lapisan. Ini mendefinisikan dua protokol, yang adalah sebagai berikut:
    • Transmission Control Protocol (TCP)
    • User Datagram Protocol (UDP)

    3. Internet Layer
    Hal ini mirip dengan Network Layer dari OSI Reference Model. Hal ini bertanggung jawab untuk melakukan semua yang diperlukan pengalamatan dan fungsi routing atas jaringan. Ini mendefinisikan sebuah format paket dan protokol untuk mentransfer data melalui jaringan. Protokol lapisan ini adalah:
    • Internet Protocol (IP)
    • Address Resolution Protocol (ARP)
    • Reverse Address Resolution Protocol (RARP)
    • Internet Control Message Protocol (ICMP)
    • Internet Group Management Protocol (IGMP)

    4. Network Access Layer
    Ini adalah lapisan terendah dalam TCP / IP arsitektur. Ini sesuai dengan fisik dan lapisan data link OSI Reference Model. Ini sebenarnya bertanggung jawab untuk transmisi data melalui media transmisi fisik.

    Internet-Terkait Pihak berwenang
    • Internet Society (ISOC)
    • Internet Architecture Board (IAB)
    • Internet Engineering Task Force (IETF)
    • Internet Research Task Force (IRTF)
    • World Wide Web Consortium (W3C)
    • Internet Corporation for ditetapkan Nama dan Nomor (ICANN)

    Area Pada Jaringan

    1. LOKAL AREA NETWORK (LAN)
    Jaringan area lokal, biasanya disebut LAN, adalah jaringan milik pribadi di dalam sebuah
    satu gedung atau kampus sampai beberapa kilometer dalam ukuran. Mereka banyak digunakan untuk
    menghubungkan komputer pribadi dan workstation dalam kantor perusahaan dan pabrik-pabrik untuk berbagi sumber daya (misalnya, printer) dan bertukar informasi.
    LAN dibedakan dari jenis jaringan lainnya oleh tiga karakteristik:
    a. ukuran
    b. teknologi transmisi mereka
    c. topologi mereka

    Komponen Dari Jaringan LAN adalah:
    • Media konektor: Media konektor adalah alat yang digunakan untuk menghubungkan node ke medium transmisi. Mereka sesuai dengan lapisan fisik model referensi OSI.
    • Network Interface Cards (NIC): NIC adalah komponen internal node dan menghubungkan setiap node ke jaringan. NIC beroperasi dalam lapisan Data Link dari model OSI.
    • Repeater: memperkuat dan menumbuhkan Repeater sinyal dari satu simpul lain pada sebuah jaringan.
    • Pangkalan: Pangkalan adalah titik pusat sambungan pada jaringan karena mereka mengijinkan beberapa node dan perangkat harus tersambung ke mereka pada waktu yang sama.
    • Jembatan: Jembatan adalah alat untuk menghubungkan segmen jaringan satu sama lain. Gambar berikut ini menunjukkan penggunaan jembatan dalam pengelolaan lalu lintas jaringan.
    • Switches: Switch adalah perangkat jaringan cerdas yang menyediakan konektivitas universal

    Standar LAN
    Institute of Electrical and Electronic Engineers (IEEE) telah menerbitkan serangkaian standar untuk LAN yang secara kolektif dikenal sebagai standar IEEE 802.x.
    Berikut ini adalah standar IEEE untuk LAN 802.x:
    - IEEE 802.1
    - IEEE 802.2
    - IEEE 802.3
    - IEEE 802,4
    - IEEE 802.5

    Tambahan LAN Standar
    Selain dari 802,2, 802,3, 802,4, dan 802,5, LAN tambahan standar juga digunakan pada jaringan. Standar tambahan meliputi:
    - IEEE 802,7
    - IEEE 802,8
    - IEEE 802,9
    - IEEE 802,10
    - IEEE 802.11

    2. METROPOLITAN AREA NETWORK (MAN)
    Sebuah jaringan area metropolitan, atau MAN, mencakup sebuah kota. Sebuah MAN dapat:
    * Sebuah layanan telco yang menyediakan transport data di wilayah perkotaan dengan menggunakan ATM di atas teknologi SONET.
    * Beberapa jaringan area lokal (LAN) yang terhubung di seluruh wilayah perkotaan kecepatan tinggi menggunakan tulang punggung serat optik.
    * Beberapa jaringan terhubung di dalam sebuah kota, membentuk jaringan pemeliharaan tertentu organisasi pemerintah atau perusahaan.
    * Setiap jaringan lebih besar dari LAN tetapi lebih kecil daripada wide area network (WAN).
    * Setiap jaringan yang mencakup lebih dari satu bangunan.
    * A Distributed Queue Dual Bus jaringan arsitektur berdasarkan standar IEEE 802,6 Proyek 802 (ini adalah definisi resmi MAN, tapi sekarang sudah usang).

    Komponen Jaringan MAN
    Selain NIC, media konektor, repeater, hub, bridge, dan switch, MAN setup yang terdiri dari komponen jaringan sebagai berikut:
    • Gateways
    • Routers

    3. WIDE AREA NETWORK (WAN)
    Sebuah jaringan terdistribusi secara geografis terdiri dari beberapa jaringan area lokal (LAN) bergabung menjadi satu jaringan besar menggunakan layanan yang diberikan oleh operator telekomunikasi Wide area network (WAN) yang umumnya digunakan di lingkungan jaringan perusahaan yang memiliki lokasi kantor perusahaan di berbagai kota, negara, daerah, negara, atau benua. Sebuah WAN diperlukan kantor-kantor di mana pun terlalu jauh untuk dihubungkan oleh jaringan area lokal (LAN) teknologi seperti Ethernet, Fast Ethernet, dan Gigabit Ethernet. Sebuah WAN biasanya merupakan dari dua komponen, yaitu:
    • Transmisi baris
    • Switching unsur

    WAN menggunakan tiga jenis teknik switching:
    • Circuit switching
    • Message Switching
    • Packet Switching

    Ketika merencanakan suatu WAN, perusahaan harus mempertimbangkan hal berikut:
    - Puncak rata-rata dan jumlah penggunaan bandwidth diantisipasi
    - Jenis lalu lintas yang akan dijalankan di atas WAN
    - Ketersediaan WAN setiap jenis layanan dari berbagai operator

    Network Components Of WAN
    Selain NIC, media konektor, repeater, hub, bridge, dan switch, gateway, dan router, WAN juga terdiri dari komponen-komponen berikut:
    - Modem
    - Brouters
    - CSU / DSU

    Jaringan Komputer

    Jaringan Komputer
    Berikut adalah keuntungan dari jaringan:
    • Berbagi Sumber Daya
    • Sentralisasi manajemen
    • Biaya Efektif
    • Keamanan

    Jaringan Kategori
    1. Sumber daya dan kemampuan perangkat lunak yang node pada jaringan berbagi yang umumnya
    dikenal sebagai layanan.
    2. Jaringan yang dikategorikan sebagai:
    • Server-centric
    • Peer-to-peer

    Server-Centric Jaringan
    Pada server-sentris jaringan, satu atau lebih server memproses permintaan secara terpusat. Pada server-sentris setup, server terminal dengan kekuatan pemrosesan tinggi, yang
    menyediakan layanan bagi komputer lain pada jaringan. Klien adalah terminal yang mengakses sumber daya yang tersedia pada server. Terkenal klien / server setup adalah contoh khas jaringan server-centric. Dalam klien / server dengan konfigurasi jaringan, server bertanggung jawab untuk memproses permintaan yang dikirim oleh klien.

    Peer-to-Peer Networks
    Pada peer-to-peer jaringan, tidak ada perbedaan khusus antara klien dan
    server.

    Hardware Jaringan
    Ada penggolongan / taksonomi diterima secara umum di mana semua jaringan komputer cocok, tapi dua
    menonjol sebagai dimensi penting: teknologi transmisi dan skala. Secara umum, ada dua jenis teknologi transmisi yang digunakan secara luas. Mereka adalah sebagai berikut:
    a. Broadcast link.
    b. Point-to-point link.

    Broadcast Link
    Itu memiliki saluran komunikasi tunggal yang digunakan bersama-sama oleh semua mesin pada
    jaringan. Pesan singkat, yang disebut paket dalam konteks tertentu, yang dikirim oleh mesin yang diterima oleh semua yang lain. Kolom alamat dalam menentukan paket penerima yang dimaksud. Setelah menerima paket, suatu mesin memeriksa field alamat. Jika paket ditujukan untuk mesin yang menerima, bahwa proses mesin paket, jika paket ditujukan untuk mesin lain, itu hanya diabaikan.

    Point-To-Point Link
    Ini terdiri dari banyak hubungan antara pasangan individu dari mesin. Untuk pergi dari sumber ke tujuan, sebuah paket pada jaringan jenis ini mungkin harus pertama mengunjungi satu atau lebih perantara mesin. Seringkali beberapa rute, dari panjang yang berbeda, yang mungkin, sehingga menemukan yang baik adalah penting dalam point-to-point jaringan. Sebagai aturan umum (meskipun ada banyak pengecualian), lebih kecil, jaringan lokal secara geografis cenderung menggunakan penyiaran, sedangkan jaringan yang lebih besar biasanya point-to-point. Point-to-point transmisi dengan satu pengirim dan satu penerima kadang-kadang disebut unicasting.
    Powered By Blogger